Musik Bisa Membuat Tubuh Kuat

Ada kabar gembira lagi bagi penikmat musik, terutama bagi yang sering melakukan olah raga seperti jogging sambil mendengarkan musik dengan menggunakan earphone atau headset.

Terlepas dari dampak negatif penggunaan earphone atau headset ternyata hasil penelitian lain menunjukkan bahwa selain bisa mempengaruhi suasana hati, olahraga sambil mendengarkan musik dipercaya dapat membuat seseorang menjadi lebih berenergi.

Selama 20 tahun, ahli psikologi olahraga dari Costas Karageorghis dari Brunel University Inggris, telah melakukan riset untuk memahami kebutuhan manusia untuk bergerak dan mengikuti alur. Dalam penelitian terbarunya, Karageorghis menguji reaksi manusia terhadap irama yang didengarkannya.

Dalam kaitannya dengan olahraga, sinkronisasi irama yang diputar per menit dapat meningkatkan efisiensi ketika berolahraga. Musik juga dapat membantu Anda asik melakukan olahraga sehingga seolah memblokir perintah pada otak untuk berhenti melakukannya.

Pada studi yang diterbitkan di Journal of Sport and Exercise Psychology, 30 orang partisipan diminta melakukan olahraga lari sambil mendengarkan musik berirama 125 bpm.

Sebelum melakukan eksperimen, mereka juga diminta mengisi daftar pertanyaan yang menyatakan jenis-jenis lagu yang paling memotivasi mereka saat melakukan latihan jogging di treadmill.

Hasilnya, dibandingkan dengan yang tidak mendengarkan musik, mereka yang dimotivasi oleh musik mengalami peningkatan sebesar 15 persen dalam soal daya tahan berolahraga.

From: OKZ

Iklan

78 comments on “Musik Bisa Membuat Tubuh Kuat

  1. Musik sukanya yang keras2, mungkin bisa menyebabkan cairan tubuh tidak bisa membentuk kristal, ga papalah sepertinya ga ngaruh dengan komunikasi neuron di otakku.

    Olahraga yang tadinya rutin kemudian terhenti akan menyebabkan otot menjadi lebih kendur, pecah deh keperawanan kulit yang tadinya kenceng kayak sinyal handphone, halah…ga papalah …cuma omdo…bocor alus nih kayaknya ban motorku…hahaha…(suara genderuwo)

  2. Yah semua ada sisi baik dan sisi jeleknya tinggal bagaimana kita menyikapinya terlepas dari musik yg didengarkan sewkatu joging yg membuat seseorang lebih bernergi disisi lain yg sering saya dengar sih bahkan sewaktu bayi masih di dalam kandungan juga bagus tuh kalau di perdengarkan musik apalagi musik klasik.

    Salam kenal kang n hatur tiasa di tampi didieu.

  3. muzik adalah hal yg mengasikan,,mampu membangkitkan semangat krj kita,,,asal jgn yg cengeng j laguny,,bs2 merana trus tuh,,ayo semangat 45…krn 45 indonesia merdeka,,,hehehee

  4. ngiring ngabandungan Kang. Trims atas infonya, sayangnya ketika sepedaan saya jarang denger musik. Perlu dicobian donk.

    Abdi nembe terang Kang Dede ti Ciamis. Bingah pisan. Hatur nuhun. Salam baktosna wae πŸ™‚

  5. Salam kenal.
    Yup ini bener kok, kalo musik disinkronisasikan dengan kegiatan olahraga. Hasilnya akan beda kalo musik disinkronisasikan pada kegiatan ngedrug, mabuk2an, dsb.
    Jika diteliti lebih jauh lagi, musik punya potensi sebagai terapi juga. Tapi tipe musiknya sama sekali berbeda. Coba aja googling dgn keyword music therapy.

    Anyway, nice article.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s