Dimana Pergantian Hari dan Pergantian Bulan?

Pergantian Hari

Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.

Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.

Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.

Bumi1

Para ilmuwan  telah dengan bijak membuat garis pergantian hari itu melalui laut yang tidak berpenduduk, yaitu di laut Pasifik. Dan garis itu juga tidak lurus untuk  menghindari pulau dan daratan. Keputusan para ilmuwan itu Al-haq. Tetapi karena mereka non muslim pergantian hari itu terjadi pada jam 00. Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.

Garis Pergantian Bulan

Bentuk Bumi yang bulat telah menjadikannya persoalan bagi umat Islam, karena sampai saat umat Islam membiarkan garis pergantian bulan melewati pulau. Kalau kita keukeuh mau menerima garis pergantian hari di Pasifik untuk kemaslahatan umat – khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.

Sudah seharusnya kita umat Islam memaknai isi kandungan Al-Qur’an jangan hanya tekstual tapi harus kontekstual. Wallahu’alam bishawab

195 comments on “Dimana Pergantian Hari dan Pergantian Bulan?

    • Assalamualaikum Wr.Wb.
      Perlahan namun pasti postingan ini saya tulis,Kata demi kata dipersiapkan agar enak dibaca dan dihayati,Hari yang selalu dinanti sudah di hadapan,hari yang Akbar yang sangat didambakan setiap insan.Idul Fitri 1430 H telah tiba.Hari dimana kita kembali kepda Fitrah Nya.
      Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
      Kami sekeluarga Mohon maaf lahir dan bathin,Apabila ada kata di postingan atau dikomentar yang kurang berkenan dihati Anda.
      Kami sekeluarga
      Dadang Supriadi
      http://dadangsupriadi.wordpress.com
      Wassalam.

      • waduh ga sempat numpang komeng diatas nih, minggir dikit napa sih my brathar kangboed

        due, tige kucing belari
        selamat hari raye….

        bingung juga kalo mau ditetapkan garis perpindahan hari dan bulan, bumi kan bulat, jadi biarin aje die muter, dan perbedaan siang dan malem pun akan muter.

        Sebagaimana waktu shalat yang mengikuti perputaran bumi. Kalo ditetapkan satu waktu dan satu tempat, maka kita akan shalat barengan dong di seluruh dunyaa ga tergantung ama jam pada masing2 tempat, patokannya adalah Makkah. Jadi tambah bingung…

        bagusnya gimana dong kang dede dukun…

    • Pergantian Hari dan Bulan adalah bermula di Mekah (kaabah), Namun ia bukan bertahap satu Bangunan, tetapi harus dilihat kepada Wilayah dan disandarkan kepada Lokasi manakah Yang Paling awal tenggelam Matahari ketika Hilal (anak Bulan) telah kelihatan pada hari tersebut dengan Mata Kasar (bukan Teropong).

      Waktu manakah yang paling awal Maghrib Dikawasan Mekah

      • Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.

        Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.

      • Malam ini kutertunduk…
        Diam dalam keheningan…
        Kubuka sedikit mulutku…
        Pelan terucap kata permohonan ampun…

        Hati terdalam berceloteh mesra…
        Menghadirkan tangis penyerahan diri…
        Melantunkan lagu sujud syukuuur…
        seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…

        Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
        Merinding seluruh bulu tubuhku…
        Seakan ikuti irama lafadz zikir…
        Mengalun perlahan tapi pasti…

        Seakan alam semesta turut berdendang…
        Menggetarkan sajadah kumalku…
        Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
        Seakan ingin menunjukan eksistensinya…

        Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
        Semakin dalam kutenggelaaaam…
        Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
        Tak tergambar dengan ucap dan kata…

        Masuk sudah dalam DIAM…
        DIAM dalam keDIAManNYA…
        Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
        Terlena sudah… tenggelaaaaam…

        Tiada daya dan upaya…
        Bahkan untuk mengangkat tanganku…
        Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
        Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…

        Hilang… Lenyaaaap…
        Tiada kutemukan apapun…
        Tiada kusadari apapun…
        Yang ada hanya… entahlah…

        Apakah ku tertidur…
        Apakah ku tak sadar…
        Apakah ku masih ada…
        Entahlah !!!…

        Salam Sayang… Salam Taklim…
        Salam Sejati dari sibotol kosong…
        Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
        Untuk sahabatku para pejalan CINTA…..

      • Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.

        Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.

        Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.

      • Malam ini kutertunduk…
        Diam dalam keheningan…
        Kubuka sedikit mulutku…
        Pelan terucap kata permohonan ampun…

        Hati terdalam berceloteh mesra…
        Menghadirkan tangis penyerahan diri…
        Melantunkan lagu sujud syukuuur…
        seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…

        Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
        Merinding seluruh bulu tubuhku…
        Seakan ikuti irama lafadz zikir…
        Mengalun perlahan tapi pasti…

        Seakan alam semesta turut berdendang…
        Menggetarkan sajadah kumalku…
        Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
        Seakan ingin menunjukan eksistensinya…

        Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
        Semakin dalam kutenggelaaaam…
        Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
        Tak tergambar dengan ucap dan kata…

        Masuk sudah dalam DIAM…
        DIAM dalam keDIAManNYA…
        Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
        Terlena sudah… tenggelaaaaam…

        Tiada daya dan upaya…
        Bahkan untuk mengangkat tanganku…
        Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
        Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…

        Hilang… Lenyaaaap…
        Tiada kutemukan apapun…
        Tiada kusadari apapun…
        Yang ada hanya… entahlah…

        Apakah ku tertidur…
        Apakah ku tak sadar…
        Apakah ku masih ada…
        Entahlah !!!…

        Salam Sayang… Salam Taklim…
        Salam Sejati dari sibotol kosong…
        Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
        Untuk sahabatku para pejalan CINTA….

  1. Konsep pergantian hari menurut pandangan saya, pergantian hari masuk ketika waktu magrib tiba sedangkan waktu bulan tergantung tanggal purnama penuh dan saat tidak ada bulan.
    Ini menurut saya loh, jangan jadikan acuan yang sebenarnya, kajian ini harus kita bahas bersama.

  2. Saat ini sih keputusan2 seperti itu, dan semacam penentuan hari raya, awal ramadhan, dsb, diputuskan oleh pemerintah lokal. Atau majelis ulama lokal.

    Kalau khilafah udah tegak, baru keputusan awal Ramadhan, hari raya, awal hari, awal bulan, dsb bisa melingkupi secara global. Allahu’alam bish-showab.

      • Malam ini kutertunduk…
        Diam dalam keheningan…
        Kubuka sedikit mulutku…
        Pelan terucap kata permohonan ampun…

        Hati terdalam berceloteh mesra…
        Menghadirkan tangis penyerahan diri…
        Melantunkan lagu sujud syukuuur…
        seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…

        Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
        Merinding seluruh bulu tubuhku…
        Seakan ikuti irama lafadz zikir…
        Mengalun perlahan tapi pasti…

        Seakan alam semesta turut berdendang…
        Menggetarkan sajadah kumalku…
        Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
        Seakan ingin menunjukan eksistensinya…

        Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
        Semakin dalam kutenggelaaaam…
        Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
        Tak tergambar dengan ucap dan kata…

        Masuk sudah dalam DIAM…
        DIAM dalam keDIAManNYA…
        Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
        Terlena sudah… tenggelaaaaam…

        Tiada daya dan upaya…
        Bahkan untuk mengangkat tanganku…
        Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
        Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…

        Hilang… Lenyaaaap…
        Tiada kutemukan apapun…
        Tiada kusadari apapun…
        Yang ada hanya… entahlah…

        Apakah ku tertidur…
        Apakah ku tak sadar…
        Apakah ku masih ada…
        Entahlah !!!…

        Salam Sayang… Salam Taklim…
        Salam Sejati dari sibotol kosong…
        Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
        Untuk sahabatku para pejalan CINTA……

  3. Top markotop …. posting nu ngajak miKIR
    Setiap keputusan ada sang pemutus, setiap ketetapan ada sang penetap, setiap hukum ada hakim, setiap ‘amar ada ‘amir ..sanes kitu kang ? … saneeees🙂

      • Malam ini kutertunduk…
        Diam dalam keheningan…
        Kubuka sedikit mulutku…
        Pelan terucap kata permohonan ampun…

        Hati terdalam berceloteh mesra…
        Menghadirkan tangis penyerahan diri…
        Melantunkan lagu sujud syukuuur…
        seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…

        Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
        Merinding seluruh bulu tubuhku…
        Seakan ikuti irama lafadz zikir…
        Mengalun perlahan tapi pasti…

        Seakan alam semesta turut berdendang…
        Menggetarkan sajadah kumalku…
        Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
        Seakan ingin menunjukan eksistensinya…

        Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
        Semakin dalam kutenggelaaaam…
        Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
        Tak tergambar dengan ucap dan kata…

        Masuk sudah dalam DIAM…
        DIAM dalam keDIAManNYA…
        Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
        Terlena sudah… tenggelaaaaam…

        Tiada daya dan upaya…
        Bahkan untuk mengangkat tanganku…
        Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
        Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…

        Hilang… Lenyaaaap…
        Tiada kutemukan apapun…
        Tiada kusadari apapun…
        Yang ada hanya… entahlah…

        Apakah ku tertidur…
        Apakah ku tak sadar…
        Apakah ku masih ada…
        Entahlah !!!…

        Salam Sayang… Salam Taklim…
        Salam Sejati dari sibotol kosong…
        Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
        Untuk sahabatku para pejalan CINTA

      • Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.

        Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.

        Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.
        Para ilmuwan telah dengan bijak membuat garis pergantian hari itu melalui laut yang tidak berpenduduk, yaitu di laut Pasifik. Dan garis itu juga tidak lurus untuk menghindari pulau dan daratan. Keputusan para ilmuwan itu Al-haq. Tetapi karena mereka non muslim pergantian hari itu terjadi pada jam 00. Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.

        Garis Pergantian Bulan

        Bentuk Bumi yang bulat telah menjadikannya persoalan bagi umat Islam, karena sampai saat umat Islam membiarkan garis pergantian bulan melewati pulau. Kalau kita keukeuh mau menerima garis pergantian hari di Pasifik untuk kemaslahatan umat – khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.

        Sudah seharusnya kita umat Islam memaknai isi kandungan Al-Qur’an jangan hanya tekstual tapi harus kontekstual. Wallahu’alam bishawab

  4. __ahahay bri datang kangde..selamat siangkang__
    __kang de kontekstual tuh apaia??gakngerti bri__
    ___britaunya bumi bulat terus dia berotasi..ituaja__
    __ahahay..oneng ah bri…ajarin ia kangg😉 __

  5. Disinilah,,,
    Saya sarankan para pemuka agama dan Pejabat tinggi agama,semisal MUI harus tegas,,
    Jangan segala ada 2,,hari raya ada 2,mulai puasa ada 2,,
    Tegas dong ,,ambil keputusan…
    Kita rakyat jangan jadi bingung…!

    Semoga sukses

      • Mulanyaaaa….

        Mencari…

        Diam dalam Diam….

        Sampai akhirnya….

        hmm….
        Bergerak dalam Diam…
        Mencipta dalam Diam…
        Berkarya dalam Diam…

        ……..
        Bergerak tapi tidak bergerak…
        Berlari tapi tidak berlari…
        Bermain tapi tidak bermain…

        ……..
        Walaaaadalaaaah…
        akhirnya……
        Bingung tapi tidak bingung…

        itulah Hidup…

        lebih Hiduup…

        tambah Hiduuup…

        Semakin Hiduuuup….

        ……..

        Salam Sayang…

        OON sur OON

      • Mulanyaaaa….

        Mencari…

        Diam dalam Diam….

        Sampai akhirnya….

        hmm….
        Bergerak dalam Diam…
        Mencipta dalam Diam…
        Berkarya dalam Diam…

        ……..
        Bergerak tapi tidak bergerak…
        Berlari tapi tidak berlari…
        Bermain tapi tidak bermain…

        ……..
        Walaaaadalaaaah…
        akhirnya……
        Bingung tapi tidak bingung…

        itulah Hidup…

        lebih Hiduup…

        tambah Hiduuup…

        Semakin Hiduuuup….

        ……..

        Salam Sayang…

        OOT sur OOT

      • Mulanyaaaa….

        Mencari…

        Diam dalam Diam….

        Sampai akhirnya….

        hmm….
        Bergerak dalam Diam…
        Mencipta dalam Diam…
        Berkarya dalam Diam…

        ……..
        Bergerak tapi tidak bergerak…
        Berlari tapi tidak berlari…
        Bermain tapi tidak bermain…

        ……..
        Walaaaadalaaaah…
        akhirnya……
        Bingung tapi tidak bingung…

        itulah Hidup…

        lebih Hiduup…

        tambah Hiduuup…

        Semakin Hiduuuup….

        ……..

        Salam Sayang…

        OON sur OON..

  6. baca jam segini, mumet nih …🙂

    Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
    http://richocean.wordpress.com/2009/09/15/tips-mudik-mobil-pribadi-bandung-malang-lewat-jalur-tengah-jawa/

    Buat rekan2 yang mau berikirim2 ucapan Idul Fitri, boleh mampir ke tempat saya,
    http://richocean.wordpress.com/2009/09/14/kirim-sekarang-ucapan-idul-fitri-anda/

    atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
    http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/

    salam kenal😆

  7. @Kang Dede Kusn
    khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.
    _________________
    Top juragan… kalau di Saudi Arabia (Mekkah) hari lebaran, kita juga kudu lebaran atuhh.

  8. @Kang Dede Kusn
    Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.
    _________________________
    Kalau di pihkir-pihkir, kita jum’atan di Saudi Arabia (Mekkah) juga Jum’atan, bedanya kita lebih dulu 4 jam, tapi harinya sama.
    Jadi susah pihkir neehhh… kalau kita masih puasa tapi di Mekkah udah lebaran… duhhhh riyeut !!😦

  9. Ping-balik: kangBoed » Kehilangan dua Sahabat

  10. Assalamu’aalaikum,

    Menarik sekali kang tulisannya. Sesuatu yang hampir luput dari perhatian kita, pada hal soal waktu itu berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah kita. Semua ibadah pokok kita berkaitan dengan waktu yang sudah ditentukan. Seperti yang sering dipermasalahkan yaitu awal Ramadhan dan Idul Fitri.

    Terima kasih Kang. Untung saya menyempatjan diri datang ke Kang Dede.

    Salam dari Cianjur.

  11. gini nih kalo ahlinya berbicara he he he…
    yah, kalo saya sih ikut aja lah..
    karena nggak begitu paham dengan yang begituan
    kalo memaknai al-quran, tentu iya!!!

      • dooooh Blue Chayank.. kang DEDE DUKUN yang kukasihi.. makasih ya untuk kalian berdua dah mampir di sini.. teriring SALAM
        Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
        I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll

  12. ___dari atas sampe bawah..yang ganteng dan yang kurangganteng__

    __yangbaik dan yangbiasa ajah😉 __

    __bri mau bilang minal aidin wal fa idzin__

    ___mohon maaf bri lahir dan batin__

    __maafbri kalau ada salah2 suara dan lalala__

  13. Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.

    Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.

    Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.
    Para ilmuwan telah dengan bijak membuat garis pergantian hari itu melalui laut yang tidak berpenduduk, yaitu di laut Pasifik. Dan garis itu juga tidak lurus untuk menghindari pulau dan daratan. Keputusan para ilmuwan itu Al-haq. Tetapi karena mereka non muslim pergantian hari itu terjadi pada jam 00. Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.

    Garis Pergantian Bulan

    Bentuk Bumi yang bulat telah menjadikannya persoalan bagi umat Islam, karena sampai saat umat Islam membiarkan garis pergantian bulan melewati pulau. Kalau kita keukeuh mau menerima garis pergantian hari di Pasifik untuk kemaslahatan umat – khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.

    Sudah seharusnya kita umat Islam memaknai isi kandungan Al-Qur’an jangan hanya tekstual tapi harus kontekstual. Wallahu’alam bishawab
    matur nuhun tararengkyu

  14. Ramadhan telah membasuh sang hati
    dari noda dan jelaga.
    Saatnya meraih rahmat
    dan ampunan-Nya.
    Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga.
    Mohon dibukakan pintu maaf
    yang sebesar-besarnya.
    Selamat Hari Raya
    Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
    Minal Aidin wal faidzin.
    Taqobalallahu Minnaa wa Minkum.

  15. Malam ini kutertunduk…
    Diam dalam keheningan…
    Kubuka sedikit mulutku…
    Pelan terucap kata permohonan ampun…

    Hati terdalam berceloteh mesra…
    Menghadirkan tangis penyerahan diri…
    Melantunkan lagu sujud syukuuur…
    seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…

    Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
    Merinding seluruh bulu tubuhku…
    Seakan ikuti irama lafadz zikir…
    Mengalun perlahan tapi pasti…

    Seakan alam semesta turut berdendang…
    Menggetarkan sajadah kumalku…
    Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
    Seakan ingin menunjukan eksistensinya…

    Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
    Semakin dalam kutenggelaaaam…
    Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
    Tak tergambar dengan ucap dan kata…

    Masuk sudah dalam DIAM…
    DIAM dalam keDIAManNYA…
    Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
    Terlena sudah… tenggelaaaaam…

    Tiada daya dan upaya…
    Bahkan untuk mengangkat tanganku…
    Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
    Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…

    Hilang… Lenyaaaap…
    Tiada kutemukan apapun…
    Tiada kusadari apapun…
    Yang ada hanya… entahlah…

    Apakah ku tertidur…
    Apakah ku tak sadar…
    Apakah ku masih ada…
    Entahlah !!!…

    Salam Sayang… Salam Taklim…
    Salam Sejati dari sibotol kosong…
    Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
    Untuk sahabatku para pejalan CINTA..

  16. Hanya bisa bilang MAAF’S …
    …. belum genap satu tahun ngeBlog .. ternyata melahirkan ikatan bathin untuk saling mengingatkan, saling mendukung, saling menghargai .. tp ada kalanya terbersit yang kurang baik, tertulis yg tak berkenan.. terekam jejak yang tak dikehendak ….

    TaqobaLLahu minawaminkum..taqobaLLahu ya karim..
    Minal aidin wa faidzin …
    Mohon maaf lahir bathin ..

    dr Kopral Cepot sekeluarga

    • Sama-sama kang Cepot, mohon maaf lahir-bathin, maaf kalo ada tulisan, komentar yg menyinggung tidak, berkenan. TaqobaLLahu minawaminkum..taqobaLLahu ya karim..Minal aidin wa faidzin … Mohon maaf lahir bathin ..

  17. hari ini aku pusing sekali, baca posting ini aku jadi tambah pusing…. ya Allah apa aku nie mang makhlukmu yg paling o’on ya… kpan penyakit “mls mikir” ku ini hilang… hmmmm
    ——————————————-
    overall, info yg menarik sob…
    salm kenal ya dr yos…

  18. salam kenal..

    huahauhuahuaha…setelah capek nurunin komen komen panjang..akhirnya saya bisa ninggalin komen saya..

    wahh andai saja komen komen ini bulat yahh..hihih

    salam kenal

  19. Assalaamu ‘Alaikum
    Bilih kantos tisoledat letah
    Bilah aya seratan numatak ngajaheutkeun manah
    tina qalbu nu di deudeul ku kaikhlasan
    simkuring “Abifasya”
    Ngadugikeun : “wilujeng boboran shiyam”
    Hapunten tina samudaya kalepatan.
    kalayan diprig ku do’a : Taqabbalallohu minna wamiunkum, taqabbal yaa kariim.
    Salaaaaaaaaaaaaam

  20. Kang Dede, Simkuring pamit Mudik dulu ya.
    Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Taqqobalallahu minna waminkum.
    Mohon maaf lahir batin kang ya. Salam untuk keluarga. Tks

  21. Memang iya, untuk orang islam pergantian tanggal itu dihitung sejak maghrib/sejak matahari tenggelam dan itu sudah memasuki tanggal baru.
    Wah iya benar, kita memang harus memahami isi alqur’an,
    terima kasih banyak. salam sukses selalu…
    Iklan Gratis

  22. Selamat idul fitri.
    Semoga kita semua keluar sebagai pemenang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
    Mohon maaf jika selama ini ada salah dan khilaf.
    Taqoballahuminna wa minkum. Minal aidzin wal faizin.

    Jangan lupa zakat fitrahnya!.

    • Sama-sama kang, Selamat Idul Fitri, Taqabbalallohu minna wamiunkum, taqabbal yaa kariim, minalaidin walfaidzin.
      Wilujeng mudik, salam untuk keluarga, hati-hati dijalan!

  23. Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqobalallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

  24. Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

  25. ada yang ingin saya tanyakan mengenai sistem pengaturan waktu pergantian hari menurut hijriah.
    seperti yang kita ketahui bersama bahwa pengaturan waktu pergantian hari menurut GMT adalah jam 00.00. yang artinya kalau ditanya “kapan pertengahan hari menurut GMT” jawabannya adalah jam 12.00 (siang), dan hal tersebut sangat sesuai dengan posisi matahari yang pada jam tersebut secara visual tepat berada di tengah-atas.

    kemudian, jika menurut pengaturan hijriah mengenai pergantian hari adalah sekitar jam 18.00, maka pertengahan harinya adalah sekitar jam 06.00(pagi), yang pada saat itu posisi matahari secara visual berada di ufuk barat atau sebelah kiri (jika kita menghadap ke arah utara).

    pertanyaannya, pertengahan hari yang tepat menurut ilmiah itu ketika matahari berada di tengah-atas atau di sebelah kiri (jika kita menghadap ke arah utara)?

    mohon pencerahannya!
    wassalam!

  26. Mas, tidak ada tempat yang mengalami dua waktu yang bersamaan. Jadi pernyataan anda tentang dua hari di garis batas tanggal menurut saya rancu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s