Selain Manusia, Hewan dan Tumbuhanpun dapat Menikmati Musik

Sudah sejak lama musik dimainakan dan didengar manusia, penelitian mengenai manfaat musikpun sudah banyak dilakukan, semua penelitian berkesimpulan bahwa musik banyak memiliki manfaat positif terutama bagi kesehatan, baik fisik maupun psikis. Musik klasik bahkan cocok bagi semua jenis gen manusia.

Berikut beberapa contoh manfaat mendengarkan musik, seperti: dapat menyehatkan jantung, meningkatkan fungsi otak, menghilangkan stress, meningkatkan kreativitas, meningkatkan produksi hormon, dll. Bahkan musik klasik hasil karya musisi legendaris seperti Mozart, Bethoven, bisa dengan mudah ditemukan ditoko kaset/CD yang dikhususkan untuk: kesehatan janin dalam kandungan, untuk ibu menyusui, untuk bayi yang baru lahir, untuk meningkatkan kecerdasan anak, untuk relaksasi, dan lain-lain.

Bahkan penelitian terbaru dari University of Alberta – sebagaimana dikutif okezone – mengungkapkan, musik dapat mengurangi rasa sakit dan merangsang bayi prematur untuk meminum air susu ibu (ASI) lebih banyak.

Asisten Profesor Klinis Divisi Neonatal Departmen Pediatrik Dr Manoj Kumar, di Universitas Alberta, menemukan bukti yang menjelaskan, bahwa musik memiliki efek yang bermanfaat bagi bayi prematur. Musik memberikan pengaruh poisitif dalam parameter psikologis, tingkah laku, dan mengurangi sakit selama dalam masa pengobatan.

“Musik juga dapat memperbaiki cara dan pola minum ASI pada bayi prematur yang memiliki kesulitan peralihan makan melalui mulut,” ujar Kumar seperti yang dikutip dari Health Day, Jumat (29/5/2009).

Kumar menambahkan, keuntungan ini bisa menjadi sumber kekebalan tubuh si bayi dan menjaganya agar tetap sehat pada masa peralihan awal menyusui.

Bersama timnya Kumar meneliti bayi-bayi prematur yang baru lahir dan kesakitan saat menjalani perawatan medis. Setelah memperdengarkan musik, peneliti melakukan tes kesehatan pada bayi-bayi itu yang meliputi detak jantung, tingkat pernapasan, konsumsi oksigen dan tingkat rasa sakit.

Ternyata hasilnya sangat positif, musik terbukti mampu menyeimbangkan detak jantung, tingkat pernapasan, asupan oksigen dan mengurangi rasa sakit bayi prematur.

Studi ini juga menemukan bahwa bayi yang berkarakter lebih tenang, memiliki kondisi psikologis yang lebih stabil. Hal ini berdampak baik pada tingkat detak jantung dan asupan oksigen.

Hewan dan Tumbuhanpun Dapat Menikmati Musik

Beberapa jenis hewan – seperti: kuda dan monyet – ternyata juga dapat menikmati musik. Beberapa jenis kuda bisa berjoget dan manggut-manggut ketika mendengarkan musik. Hal ini biasa terjadi ketika pacuan kuda didaerah Ciamis Selatan (Pangandaran, Parigi, Legokjawa-Cimerak) Jawa Barat. Pemenang pacuan yaitu kuda juara biasanya memanggut-manggutkan kepalanya mengikuti irama musik yang dikhususkan kepada kuda pemenang dan suporternya. Selain itu kesenian tradisional Kabupaten Sumedang “kuda renggong” yang menampilkan atraksi kuda yang menikmati musik. Adalagi bukti lain, yaitu permainan doger atau topeng monyet yang menampilkan gerakan dan atraksi monyet pasti diiringi musik. Begitupun dengan atraksi hewan sirkus biasanya diiringi musik 🙂 .

Selain hewan, ternyata tumbuhanpun dapat menikmati musik. Beberapa bulan lalu saya membaca artikel “sumbernya lupa 🙂 ”, pernah dilakukan penelitian terhadap dua tumbuhan sejenis yang ditempatkan didalam pot, tumbuhan tersebut diberi nutrisi dan diperlakukan sama, yang membedakan tumbuhan satu setiap pagi didengarkan musik klasik dan musik-musik slow, yang satunya lagi didengarkan musik-musik keras, cadas dan ngebeat. Hasilnya? Tumbuhan yang tiap paginya didengarkan musik klasik dan musik-musik yang slow pertumbuhannya lebih cepat dan bagus dibanding dengan tumbuhan yang tiap paginya didengarkan musik-musik keras.

Ternyata selain manusia tumbuhan dan hewanpun dapat menikmati musik?

Iklan

15 comments on “Selain Manusia, Hewan dan Tumbuhanpun dapat Menikmati Musik

  1. bener memang musik itu bikin otak jadi seger ..
    pagi2 denger musik abis bangun tidur rasanya enak ..
    jadi gak ngantuk lagi gan ..

  2. yippi-yippi, betul tuh. musik emang ngaruh ke alam bawah sadar. hmm, tulisan dila selanjutnya akan ada hubungannya dengan musik tak ya? hmm,, eh gak ada deng, tapi masih berhubungan dengan alam pikiran. nantikan yah… *promosi… hehehh*

  3. Mungkin ini sesuai prinsip resonansi ya. katakan saja frekuensi dari musik klasik yang teratur mengaktifkan frekuensi sel-sel pada tumbuhan sehingga mempercepat proses pertumbuhan. Sedangkan musik cadas yang frekuensinya cenderung acak tidak berefek positif terhadap tumbuhan 🙂

    Salam,
    Akmal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s